Tampilkan postingan dengan label Fisip. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fisip. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Mei 2017

A little story from

It was a Suturday morning and I’m on my way to go to library. I’ve met my friend and take a little talking with her. She was surprised that knowing me go to visit library to borrow some book. She thought that it’s thing isn’t what the people usually do in the free time. In the other side, I felt surprised too and sad at the same time. Why is she have to feel that way?
That little ‘surprise’ just convince me about the fact that Indonesia is in the bottom of the ranks in terms of reading interest. This fact is also supported by another fact about journalist community in my student’s society where I join, that almost the member are not so interesting to reading book or even an article. I realized that this country is in urgent situation.

According to the data that released by Perpusnas RI, 90% the people of Indonesia choose to watching the tv than reading book. The reason why the people not so interesting to reading book because the difficult access to get the book, Indonesian people isn’t educate to delight in reading book and the coast of the book is expensive.

 


It’s might be the national problems. But as the generation of this nation, we as the young ones have to take the responsibility to solve this problem. I believe that there’s a lot of children who wants to read books, but they can’t get the way. Not to mention that there’s a lot of children, especially in this city, scattered on the street for selling the newspaper, or kemplang crackers, or even keresek  plastic bags.

If I chosen to joining to this program, after completing the program, I would like to start an action. The first thing that I want to do is to tell the people, both young and old, about this problem. Make them realize that we have to start caring our habbits, change it into the more productive activity. Then I want to do special care for the children who suffering on the street. I know that I can’t solve this problem by myself. The other important things to do is gathering the power, inspiration and great idea from the youth of Bengkulu to solve this problem together. I’m sure that if we can increase our ranks of reading interest, the following progress can be achieve.

I imagine that if I chosen, I can do more things. Because I know that I have a lot of limits. Not to disparage myself because of that limitations. I know that I’m not be always can bought their wares as usually, but I belive that being an ambassador I could be always find the way to caring them. I’d really love to do it. Someday, I hope that people would surprise when they’re find someone who not interesting for reading book.


Senin, 02 Januari 2017

Pelatihan Manajemen Organisasi (PMO) 2016




Pelatihan Manajemen Organisasi (PMO) yang diadakan oleh bidang PO (Pengembangan Oragnisasi) HIMIKOM. Acara pembukaan ini dihadiri oleh beberapa pengurus HIMIKOM peiode 2016, Ketua Umum HIMIKOM Periode 2016 Debi Febriansyah Ramadhan, serta panitia dan peserta PMO tahun 2016. Setelah Ketua Umum Himikom Debi Febriansyah Ramadhan memberikan kata sambutan sekaligus membuka acara secara resmi. Kegiatan PMO pada tahun ini sedikit mengalami perubahan, PMO tahun ini dilaksanakan dalam 2 hari yakni pada tanggal 12-13 November 2016 di R. 6 GKB 2 UNIB. Setelah pembukaan, acara selanjutnya adalah penyampaian Materi Kepemimpinan yang disampaiakan oleh Opi Lovizon, materi ini disampaikan mulai pukul 09.20-10.30 WIB setelah materi habis dilanjutkan dengan post test selama 10 menit. Post test yang diberikan juga merupakan salah satu penilaian untuk pemilihan putra putri serta peserta terbaik PMO tahun 2016. Materi kedua yaitu materi keuangan. Materi keuangan ini baru pertama kali diberikan dalam acara Pelatihan Manajeman Organisasi (PMO), yang bertujuan agar peserta mengetahui mengenai sistem keuangan yang ada di HIMIKOM dan bagaimana pengelolaan uang tersebut. Materi keuangan disampaikan oleh Bendahara Umum HIMIKOM Periode 2014 yaitu Diyah Pitaloka. Materi keuangan berlangsung pukul 12.30 sampai 13.00 WIB, setelah penyampaian materi peserta langsung diberikan post test  selama 10 menit. Setelah itu peserta melakukan ISHOMA. Setelah itu acara kembali dilanjutkan dengan penyampaian materi surat menyurat oleh mantan Sekretaris Umum HIMIKOM yaitu Siska Oktalia Hasta. Materi surat menyurat ini berlangsung pada pukul 13.00-14.30 WIB dan dilanjutkan dengan post test. Dan acara Pelatihan Manajemen Organisasi (PMO) hari pertama selesai pada pukul 15.00 WIB

Pelatihan Managemen Organisasi hari kedua dimulai dengan recheking peserta dan selanjutnya pemberian materi manajemen konflik oleh Aldi Winata. Setelah pemberian materi, peserta dan pemateri melakukan sesi tanya jawab selama kurang lebih 10 menit. Pemberian materi manajemen konflik ini berlangsung dari pukul 08.30-10.30 WIB. Selanjutnya pada pukul 10.40-12.10 WIB adalah pemberian materi oleh Antonius Maras, yakni materi mengenai analisis swot. Setelah pemberian materi dilanjutkan dengan games sekaligus post test. Setelah itu pada pukul 12.20-13.00 WIB acara selanjutnya adalah ISHOMA. Setelah itu peserta diberikan materi tentang teknik sidang oleh Meigi Dio Spingte, yakni pada pukul 13.00-14.00 WIB setelah itu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab sekaligus menjadi penilaian untuk pemilihan putra putri PMO 2016. Setelah sesi tanya jawab, acara selanjutnya adalah praktek sidang yang berlangsung dari pukul 14.10-16.30 WIB. Para peserta sangat antusias saat melakukan praktek sidang yang diarahkan oleh pemateri setelah praktek sidang dilakukan acara pun berakhir dan dilanjutkan dengan acara penutupan serta pemilihan putra putri serta peserta tebaik PMO 2016, terpilih sebagai putra PMO 2016 Hans Muhammad Roja serta Nadya Sukmawati Dewi sebagai Putri PMO 2016 dan Hizkia Edward Sumule sebagai peserta terbaik dalam acara PMO tahun 2016. Setelah acara ditutup secara resmi oleh Ketua Umum HIMIKOM Periode 2016, Debi Febriansyah Ramadhan. Sebelum pulang kerumah para peserta, panitia, pengurus HIMIKOM berfoto bersama setelah itu para peserta pun diperkenankan untuk pulang kerumah masing-masing.





Badan Periklanan HIMIKOM UNIB
     

Pelatihan Desain Komunikasi Visual 2016



HIMIKOM kembali mengadakan PDKV (Pelatihan Desain Komunikasi Visual) pada tahun 2016 ini yang dilaksanakan satu hari yaitu tanggal 05 November 2016 bertempat di ruang kuliah 7 GB 2 FISIP UNIB .  Pelatihan ini di gunakan sebagai wadah pengembangan dan pembelajaran dalam hal Desain Komunikasi Visual seperti pembuatan brosur, pamflet, ilustrator serta vector.

Pada kali ini yang menjadi Tim Pelaksana adalah pengurus HIMIKOM karena dianggap lebih efektif dari tahun sebelumnya dengan mahasiswa baru 2016 yang menjadi pesertanya, serta dari umum. Selain dianggap lebih efektif pelatihan ini juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan terlebih dahulu kepada mahasiswa ilmu komunikasi khususnya mahasiswa baru ( mahasiswa Ilmu Komunikasi 2016 ). Pada tahun ini Pelatihan Desain Komunikasi Visual 2016 diikuti oleh 59 peserta. 


Pada 5 November acara diawali dengan rechecking peserta. Selanjutnya acara dimulai dengan pembukaan. Acara pembukaan Pelatihan Desain Komunikasi Visual ini di buka oleh Kapala Bidang Penalaran dan Keilmuan (PK), Nina Ambarsari. Acara pembukaan PDKV 2016 ini mengalami keterlambatan dari jadwal yang telah ditentukan, karena masih menginstal program photoshop dan ilustrator di laptop atau notebook para peserta. para peserta diajarkan bagaimana caranya mendesain, dan membuat pamflet dan brosur. Hal ini akan sangat berguna dikemudian hari saat mereka menjalankan kepanitian di acara-acara HIMIKOM selanjutnya. Dengan pameldo aziz yang menjadi pengisi materi serta ada beberapa pengurus yang membantu mendampingi peserta dalam proses pembelajaran pembuatan pamflet. Setelah bisa membuatnya sendiri pada pukul 11.00 peserta di berikan kesempatan untuk mendesain dan membuat sendiri banner mereka dan hasil akhirnya akan dinilai oleh Tim pelaksana yang mana yang paling bagus. Akhirnya terpilih 2 orang yang paling bagus diantara peserta perempuan dan laki-laki. Yang pertama Dhian Ariasyah dan yang kedua Astari Triavanny. Pemberian hadiah secara simbolis diberikan kepada Ivan Valdi Mahmoeddin dan Pameldo Aziz.
Pada pukul  13.30 acara dilanjutkan dengan pemberian materi oleh alumni Ilmu Komunikasi yaitu Oklis Fetrawa dengan materi logo Remaking yang menggunakan aplikasi Ilustrator dan logo yang digunakan untuk praktek ialah logo HIMIKOM. Setelah pemateri memberikan materi para peserta ditugaska untuk mengedit sendiri logo HIMIKOM dari awal setelah selesai akan dinilai oleh tim pelaksana. Editan logo yang terpilih sebagai yang terbaik yaitu Nurhan Fajri dan Cemara. Secara simbolis hadiah diberikan oleh Kabad Periklanan Periode 2016 Sultan Kharis Ukima dan Ketua Bidang Penalaran dan Keilmuan (PK) Periode 2016, Nina Ambarsari. Setelah itu acara dilanjutkan dengan foto bersama antara tim pelaksana, pengurus HIMIKOM dan para peserta. Setelah itu para peserta diperbolehkan untuk pulang dan acara PDKV 2016 selesai.

Badan Periklanan HIMIKOM UNIB

Bengkulu Siap Bersaing

Sebagai negara maritim terdiri dari beribu pulau dan dikelilingi perairan yang sering kita sebut Lautan, Samudra dan Pantai. Termasuk salah satu didalamnya Provinsi Bengkulu, dimana provinsi yang memiliki batas luas      (14. 482 Ha)    memiliki beragam jenis pantai diantaranya Pantai Pasir putih, Pantai Kualo, Pantai Jakat dan Tapak Padri. Pantai ini dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi provinsi jika dikelola dengan baik bagi pemerintahan kota. Dari pantai ini provinsi bisa mendapatkan omset penghasilan yang cukup tinggi dan menjadi peluang bisnis yang dapat mengurangi pengangguran jika pemerintahan memberikan perhatian terkhusus untuk bidang pariwisata. Sehingga provinsi Bengkulu dapat meningkatkan kesejatraan masyarakat dibidang ekonomi dan sosial.

 Untuk merubah semua itu bukan hanya dari pemerintahannya saja tetapi masyarakat harus lebih jelih terhadap pemasalahan seperti ini, bias dimulai dengan jangan membuang sampah sembarangan dipantai dan gontong royong membersihkan sampah yang bersebaran dipantai tetapi masyarakat masih belum terlalu peka terhadap wisata yang ada diBengkulu, adanya kelompok pencinta kebersihan pantai akan lebih membantu dalam membersihkan pantai tetapi di kota Bengkulu ini belum ada kelompok seperti ini dikarenakan belum ada kesadaran dari diri masyarakat sangat disayangkan sekali pemberian Tuhan tidak terawat karena pemerintahan tidak dapat mengelolanya dengan baik sehinga kondisinya pun seperti ini yang sudah kita ketahui sampah dimana-mana, warung-warung seperti gubuk berjejeran, oleh karena itu jika pengunjung yang berdatangan ke pantai Bengkulu akan sangat kecewa jika melihat pantai yang kotor. Padahal juga terdapat fasilitas dipantai ini tetapi kondisinya pun juga sangat memprihatinkan.

Seharusnya pemerintahan juga bisa meniru pantai Indrayanti (Yogyakarta) dimana pemerintahannya memberlakukan adanya aturan denda sebesar Rp. 10.000,. kepada siapapun yang terbukti membuang sampah sembarangan. Jikakita sudah mengikuti langkah seperti itu maka kecil kemungkinan masyarakat ataupun wisatawan membuang sampah sembarangan, tetapi jangankan untuk memberlakukan aturan seperti itu untuk mengelolahnya saja masih belum bisa maksimal, pemerintahan harus lebih tegas dalam mengambil sikap untuk pariwisata ini karena dampaknya sangat besar bagi perekonomian masyarakat, banyaknya pengangguran dimana-mana membuat kota Bengkulu dijuluki kota miskin, padahal Bengkulu merupakan kota yang memiliki banyak pariwisata, dan tambang batu bara dan hasil panen nelayan, tetapi mengapa masih dikatakan miskin? Karena semua itu tidak dikelola dengan baik. Tidak ada kerjasama yang baik antara masyarakat dan pemerintahan.

Jika Pariwisata diBengkulu sudah tertata dengan baik khususnya pantai tidak menutup kemungkinan Bengkulu bisa siap untuk bersaing dengan provinsi lainnya. Apalagi sekarang indonesia akan menghadapi MEA (Mayarakat Ekonomi Asean) sebuah integrasi ASEAN dalam menghadapi perdagangan bebas antarnegara-negara ASEAN, dalam menghadapi persaingan yang ketat ini Bengkulu haruslah mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang terampil, keterampilan ini seharusnya lebih dahulu diterapkan untuk pariwisata Bengkulu terutama pantai. Jika kita lihat provinsi lainya yang sekarang lagi gencar mengembangkan pariwisata contohnya kota Denpasar, Bali yang terkenal indah dengan pantai kuta yang sangat indah, bersih dan berpasir putuh dengan ombak yang panjang dan tempat surfing terbaik banyak menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Sekarang giliran kita mengembangkan potensi untuk menarik minat wiatawan domistik dan mancanegara untuk berwisata kedaerah Bengkulu, pantai Bengkulu tidak kalah menarik dengan pantai kuta bali, pantai Bengkulu juga berpasir putih dan sangat panjang tetapi Bengkulu masih belum gencar dalam membudidayakan pariwisata sendiri, jika kita sudah mencintai wisata sendiri dan membersikan serta merawat dengan baik pantai bengkulu selain menghasilkan devisa untuk yang besar untuk negara. Provinsi kita menjadi terkenal dengan pariwisatanya. Bagaimana tertarikkah kalian? Kita bersama membangun peluang bisnis dan memperbaharui citra pantai kita menjadi pantai yang berdaya jual tinggi untuk wisatawan, keuntungan yan paling bear adalah Kota Bengkulu bisa dikenal dimana-mana.

            Pantai Malboro salah satu yang terdapat di provinsi Bengkulu, pantai ini bisa menyambungkan kita pada satu pulau kecil ditengah laut yaitu pulau tikus. Tetapi transportasi untuk menuju kepulau tikus masih minim dan membuat wisatawan tidak nyaman dalam perjalanan, dalam ekspetasi wisata membayangkan pantai yang memberi kenikmatan tersendiri tetapi kenyataannya berbeda biota laut yang ada dipulau tikus sangat sedikit bahkan hamper punah ditambah dengan karang-karang laut yang sudah tidak di ambil dan di perjual belikan oleh opnum yang tidak bertanggung jawab dan untuk terumbu karang menjadi indah lagi membutuhkan waktu yang lama. Tetapi kita harus memgelola Pulau kecil yang indah ini jika dibersihkan dari sampah ranting kayu, bungkusan makanan dan  menjaga biota-biota laut. ini akan menjadi pantai yang indah untuk dikunjungi wisatawan. Dan dipinggir-pinggir jalan dibangun cendera mata seperti gantungan kunci, topi, kaos, kemeja yang bertuliskan “1 Love Bengkulu” atau “Bengkulu is the best place”. Dengan cindera mata semacam ini bisa menimbulkan kenangan manis dihati wisatawan domistik atau mancanegara.

            Membangun Failitas seperti wisma atau hotel berbintang didekat pantai dan transportasi yang aman dan nyaman. Adanya Gazebo untuk parah wisatawan bersantai menikmati keindahan pantai dan permainan Jet Sky yang bisa disewa oleh para wisatawan untuk menikmati pantai dengan cara berbeda. Payung untuk berteduh yang berjejeran, terdapat juga lokasi untuk laying-layang dan  Memperbanyak delman atau kuda seperti yang ada diarea pantai Pasir putih dan Membuka restoran yang bersih untuk wisatawan bukan hanya warung-warung  pinggiran yang seperti sekarang, jika tempatnya nyaman makanannya enak itu akan menambah daya jual dari suatu makanan dan minuman, tentunya menambah penghasilan bagi masyarakat bengkulu apalagi banyaknya jenis makanan dibengkulu apabila dikelola dengan baik akan menambah nilai jual, misalnya hasil tanggapan dari nelayan bisa dikelola menjadi masakan yang mengugah selera para wisatawan menjadi rindu akan masakan ciri khas Bengkulu.

Kenyamanan dan kepuasan wisatawan akan menambah nilai lebih untuk wisata kita, wisatawan juga bisa berfungsi dalam media promosi karena jika wisatawan merasa puas terhadap wisata yang ada di Bengkulu dia akan memberitahukan kepada orang lain bahakan menyarankan orang tersebut untuk berwisata ke pantai Bengkulu. Banyaknya promosi yang diberikan oleh wisatawan akan menambah nilai lebih kota Bengkulu dimata wisatawan domistik maupun mancanegara.

Yang terakhir adalah media promosi dimana promosi pantai Bengkulu ini sangat membantu wisata dikenal semua orang, tetapi pemerintahan tidak mementingkan media promosi karena kepentingan tersendiri,  Karena media promosi itu sangat dibutuhkan bukan hanya promosi di iklan tetapi promosi wisatawan sangat berpengaruh sekali dengan wisata yang ada. Promosi juga bisa dilakukan oleh masyarakat Bengkulu mulai dari promosi di Media sosial misalnya facebook, twitter, Instagram, dan sebagainya. Dengan semua masyarakat dan pemerintahan bekerja sama dengan baik tidak ada tidak untuk bangkit membangun pariwisata kota Bengkulu. Kita bersama-sama membangun kota Bengkulu menjadi kota idama, kota imipian yang diharapkan oleh para wisatawan domestik maupun mancanegara.

Jika Pantai Bengkulu bisa menghasilkan omset yang besar mengapa tidak dicoba.

Jangan Biarkan Pantai Panjang Tertinggal, Mari Perbaiki Aset Wisata Bengkulu!

Bengkulu memiliki keindahan wisata menarik yang tidak bisa dilewatkan. Salah satunya adalah Pantai Panjang. Pantai Panjang merupakan obyek wisata yang menyuguhkan pesona pasir putih yang membentang sejauh 7 km dan air laut yang jernih serta belaian ombak yang tenang. Keindahan Pantai Panjang juga dapat dinikmati oleh para wisatawan hingga senja datang. Mata wisatawan akan kembali dimanjakan oleh pemandangan tenggelamnya matahari atau sunset yang membuat hamparan kuning keemasan mewarnai langit pantai. Peristiwa sunset ditemani dengan pasir halus dan lembut yang menyelinap di antara jari kaki serta segarnya air pantai yang biru juga semakin membuat wisatawan terlena.

Secara geologis Pantai Panjang memiliki jarak titik pasang dan titik surut sejauh 500 meter[1]. Keadaan inilah yang membuat Pantai Panjang lebih indah apabila dilihat saat surut karena hamparan pasir jadi semakin luas. Selain itu, kita tidak hanya akan menemukan warna biru dari laut dan putihnya pasir pantai, tetapi juga hamparan hijau dari jejeran pohon cemara dan pinus yang tumbuh subur di sepanjang pantai. Selain dari keindahannya, dari sisi keamanan pantai ini memiliki ombak yang cenderung tenang, sehingga risiko terseret oleh ombak pun semakin kecil. Perpaduan pemandangan itulah yang menggoda  para wisatawan untuk mengintip dan selalu hadir menikmati keindahan salah satu aset wisata di Bengkulu ini.

Namun, sayangnya keindahan pantai ini tidak dilengkapi oleh fasilitas yang mendukung. Pengunjung dan masyarakat mengeluhkan minimnya perhatian pemerintah dalam perawatan toilet umum. Toilet yang ada tidaklah layak pakai untuk digunakan oleh wisatawan dan masyarakat lokal, jumlahnya yang terbatas jelas mengurangi kenyamanan wisatawan dalam bewisata[2], pasalnya keterbatasan fasilitas toilet tersebut menyebabkan pengunjung pantai terpaksa mebuang hajat di pinggir pantai. Akibatnya, pantai menjadi semakin kotor. Selain permasalahan toilet, kurangnya perhatian pemerintah daerah semakin terlihat dari minimnya tempat duduk yang ada di area pantai, mengingat tempat duduk yang ada sudah dikomersalisasi oleh para pedagang. Keadaan ini semakin menyulitkan pengunjung untuk bersantai di pinggir pantai. Terlebih lagi kesempatan pengunjung untuk duduk dan bersantai hanya saat membeli makanan. Artinya bagi pengunjung yang duduk dan tidak membeli makanan maka serta merta dapat diusir oleh pedagang. Tidak hanya itu,  terdapat banyak sampah disekitar pantai dan sulitnya menemukan transportasi umum di sepanjang pantai memperparah keadaan pantai Panjang sebagai lokasi wisata.

Kemudian, dibandingkan dengan pariwisata pada umumnya, Pantai Panjang masih jauh tertinggal, mengingat belum tersedianya sarana rekreasi dan sarana olahraga tambahan yang seharusnya dapat menjadi nilai tambah bagi Pantai Panjang itu sendiri. Sebagai salah satu wisata yang namanya dapat dijual seharusnya pemerintah dan pengelola Pantai Panjang dan dapat menginisiasi ditambahkannya wahana baru  seperti volly pantai dan speed board serta mengadakan berbagai acara hiburan.

Melihat berbagai permasalahan ini seharusnya pemerintah daerah dapat mengambil tindakan perbaikan. Hal ini sangat diperlukan untuk memastikan eksistensi Pantai Panjang kedepanya, mengingat banyaknya keluhan dan kurangnya kepercayaan masyarakat dapat menyebabkan ketertarikan akan pantai ini menurun. Akibatnya retribusi dari wisata ini berpotensi menurun, sehingga memperbaiki fasilitas umum akan lebih baik daripada menelan pahitnya penurunan pendapatan daerah dikarenakan retribusi wisata yang menurun. Perbaikan tersebut dapat dimulai dari pengadaan kotak sampah di sepanjang area pantai dan memberikan himbauan kepada pengunjung bahwa mereka harus membuang sampah pada tempatnya. Pemerintah juga dapat membuat sebuah program yang bertujuan untuk menjaga kebersihan pantai, seperti lomba mengambil sampah di area pantai atau gotong royong membersihkan pantai. Memberikan fasilitas toilet umum yang layak pakai dan bersih juga membantu mengembalikan kenyamanan pengunjung.

Selain itu sarana transportasi umum juga sangat dibutuhkan, maka seharusnya transportasi umum diizinkan beroperasi di sepanjang pantai. Hal ini akan memudahkan wisatawan yang tidak memiliki kendaraan pribadi untuk berkunjung ke Pantai Panjang kapan pun mereka mau. Pemerintah Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu dan Pemda Bengkulu hendaknya juga menyediakan tempat duduk untuk para wisatawan bersantai di pinggir pantai. Tentunya fasilitas tempat duduk yang disediakan dapat membuat pengunjung merasa nyaman dan tidak perlu khawatir akan diusir oleh pedagang sekitar walaupun tidak membeli dagangan mereka. Sehingga semua pengunjung  memiliki hak yang sama untuk menikmati desiran ombak Pantai Panjang.

Sarana rekreasi dan sarana olahraga sebaiknya ditambahkan sebagai nilai plus pengunjung akan Pantai Panjang itu sendiri. Wahana baru yang dapat ditambahkan adalah  volly pantai dan speed board. Volly pantai yang harus disediakan adalah bola volly dan net. Untuk rekreasi atau acara hiburan, pemerintah dapat mengadakan berbagai acara di area Pantai Panjang, seperti pentas seni Bengkulu, bazar buku, festival karya anak Bengkulu, dan berbagai lomba yang dapat diikuti oleh keluarga. Pentas seni Bengkulu adalah kegiatan yang diselenggarakan sekali dalam sebulan yang menyajikan tarian-tarian tradisional Bengkulu atau penampilan teater musikal yang mengangkat cerita legenda dari kota Bengkulu. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan budaya dan cerita legenda kota Bengkulu kepada wisatawan yang berasal dari luar kota. Sehingga pengunjung tidak hanya berlibur namun mereka juga mengantongi ilmu.

Yang kedua adalah bazar buku, pemerintah dapat mengadakan kegiatan bazar buku satu kali dalam setahun dengan mendirikan stand di sepanjang pantai. Yang ketiga adalah festival karya anak Bengkulu, pemerintah dapat menyediakan stand yang akan diisi oleh berbagai jenis hasil karya anak-anak daerah di Bengkulu, seperti kerajinan tangan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kreativitas anak-anak daerah dan menunjukan kepada wisatawan bahwa masyarakat Bengkulu juga bisa berkarya. Yang keempat adalah diadakannya berbagai jenis perlombaan yang dapat diikuti oleh keluarga, seperti lomba membangun istana pasir bersama anggota keluarga. Mengingat bahwa Pantai Panjang adalah salah satu tempat favorit para keluarga berlibur, maka perlombaan ini dapat meningkatkan kebersamaan dan kekompakkan mereka. Peserta yang mendaftar dapat memberikan foto copy Kartu Keluarga kepada panitia. Dengan adanya kegiatan-kegiatan tersebut dapat memungkinkan meningkatnya daya tarik wisatawan baik di dalam atau pun luar kota untuk berkunjung.

Pantai memiliki banyak manfaat yaitu sebagai tempat rekreasi, lokasi berfoto, sumber ketenangan batin, pemasukan kas daerah, habitat hewan-hewan yang hidup di air, serta pantai dapat mencegah air pasang langsung membanjiri daratan[3]. Oleh karena itu, kita harus menjaga kondisi pantai agar tetap bersih. Fasilitas-fasilitas yang sudah ada dan belum terealisasikan juga seharusnya diiringi dengan perawatan dari pihak pengunjung dan pemda Bengkulu, jadi eksistensinya tidak temporer serta bersifat lama. Sangat disayangkan jika kita hanya mengeluh namun tidak dapat menjaga keindahan aset wisata di Bengkulu tersebut.
Dwi Juliana Nastiti

TANGAN-TANGAN KOTOR PEMUDA PEMBAWA PERUBAHAN

Go ahead, get dirty! Ya, kotor dalam arti bukan sebenarnya atau secara literal, Berani untuk bekerja, berkeringat, berdebu, dan terjun kelapangan secara langung. Seseorang pernah berkata bahwa“kebenaran ada di luar sana, bukan di atas kertas, bukan di atas meja”. Apa artinya? Seseorang meskipun diberi amanah memikirkan hal-hal yang strategis, tetapi tidak berarti menjauhkan diri dari lapangan. Justru dengan pengetahuan dan kepedulian teknis lapangan, seseorang bisa mengambil keputusan cepat.
Pemuda merupakan tonggak kehidupan bagi suatu negara dimasa depan. Bagaimana pemerintah mengembangkan pemuda yang ada di negara tersebut akan berjalan selaras jika permberdayaannya dilaksanakan dengan benar tanpa adanya korupsi dalam hal peningkatan mutu kualitas anak muda khususnya di Bengkulu. Perlu kita ketahui bahwa sebelum 2020 Indonesia sedang mengalami “Masa Emas” dimana jumlah pemuda yang masih banyak di negeri ini yang setelah 2020 nanti perkembangannya akan terus menurun.
Menurut Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu pada tahun 2013 terdapat sekitar 332.089 jumlah penduduk berusia 15-24 tahun. Lalu harus diapakan dengan banyaknya jumlah penduduk yang masih sangat produktif, yaitu pemuda saat ini? Coba bayangkan jika 1 pemuda dapat memberdayakan 10 orang untuk sama-sama bekerja dalam membangun komunitas atau organisasi yang bersifat positif? Apalagi jika 300.000 pemuda Bengkulu sudah mampu untuk saling bekerjasama dalam membangun provinsinya sendiri dengan membentuk komunitas dan organisasi yang turun langsung kelapangan entah itu untuk membagikan ilmunya ke anak jalanan, pemberi pelajaran kepada anak putus sekolah, berbagi sedikit makanan dan pakaian kepada tunawisma ataupun mendirikan usaha secara mandiri.
            Pemuda sangat diperlukan dalam membangun provinsi ini, karna ditangan pemuda inilah masa depan bangsa dipertaruhkan. Semakin baik kualitas pemuda tersebut maka masa depan cemerlang suatu Negara sudah didepan mata. Pembentukan karakter yang baik sejak dini sangat diperlukan untuk membangun negeri dan provinsi Bengkulu ini khususnya.
Tentu kita ketahui banyak sekali permasalahan sosial yang terjadi pada negeri ini khususnya dengan banyak sekali jumlah anak yang tidak dapat sekolah, putus sekolah, pemakai narkoba, melakukan seks bebas diluar nikah ataupun pengangguran diluar sana yang kesemuanya rata-rata banyak dilakukan oleh anak Indonesia dari kategori anak-anak, remaja sampai dewasa. Melalui dengan banyaknya organisasi, komunitas, dan program kepemudaan yang dapat dilakukan dinegeri ini tentu dapat lebih banyak memberdayakan anak muda untuk lebih giat dalam melakukan hal positif dan dapat menularkannya kepada anak muda yang lain.
Dewasa ini sudah banyak sekali program yang bersifat kepemudaan yang rata-rata dilakukan dan dikembangkan oleh berbagai komunitas atau organisasi kepemudaan lainnya di Bengkulu yang mengajak dan mendorong pemuda yang lain untuk berpartisipasi bersama mereka di dalam acara tersebut. Dan ini merupakan suatu hal yang menunjukan bahwa telah tumbuh banyaknya kesadaraan dikalangan pemuda kita, yang sadar untuk kebaikan diri pribadi mereka dan negara mereka dimasa depan.
Dengan telah berkembangnya organisasi, komunitas, dan program yang bersifat kepemudaan di negeri ini. Solusi yang tepat yang dapat pemerintah lakukan adalah dengan merangkul mereka dan mendukung setiap program yang bersifat positif dikalangan anak muda karena merekalah penerus bangsa ini. Dan berhentilah untuk melakukan korupsi dalam dana yang sangat dibutuhkan untuk anak-anak kita di Indonesia ini untuk bersekolah dan mendapatkan infrastruktur yang baik dan nyaman untuk mereka mencari ilmu. Afredy Anugra






Bengkulu dan Ragam Wisatanya

Kebanyakan masyarakat tidak mengetahui di mana letak Provinsi Bengkulu. Provinsi Bengkulu adalah sebuah provinsi yang terletak di pulau Sumatera, sebagai provinsi ke-26 negara kesatuan Republik Indonesia, Provinsi Bengkulu merupakan salah satu provinsi yang paling muda di Indonesia. Berdiri pada tanggal 18-November-1968. Berdasarkan UU No. 9/1967 junkto peraturan pemerintah no. 20/1968, Bengkulu resmi menjadi salah satu provinsi di Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan bapak Ali Amin sebagai Gubernur Pertama di Provinsi Bengkulu. Lebih tepatnya, Provinsi Bengkulu terletak di sebelah Barat pegunungan Bukit Barisan.

Provinsi Bengkulu memiliki sepuluh kabupaten kota yang menawarkan berbagai macam pariwisata yang dapat memanjakan para wisatawan yang berkunjung ke Bengkulu. Pariwisata itu dapat digolongkan dalam beberapa golongan besar, yaitu : wisata sejarah, sosial budaya dan wisata alam. Berikut adalah wisata-wisata di Bengkulu yang terkenal :
  • Rumah Pengasingan Bung Karno di Bengkulu
Salah satu daya tarik Kota Bengkulu adalah dahulu pernah dijadikan sebagai tempat pengasingan tokoh proklamator Indonesia yaitu Ir. Soekarno. Sampai sekarang, tempat kediaman Bung Karno semasa pengasingan di Bengkulu ini masih terawat dengan baik. Bahkan anda dapat mengunjunginya untuk dapat mengenang dan mempelajari sejarah Republik Indonesia. Bung Karno menempati rumah pengasingan ini pada tahun 1938 - 1942. Banyak peristiwa sejarah yang berlangsung selama masa pengasingan di Bengkulu ini, salah satunya adalah di tempat inilah Bung Karno bertemu dengan Fatmawati, seorang gadis Bengkulu yang akhirnya dipinang Bung karno sebagai Istrinya. Ibu Fatmawati inilah yang kemudian menjahit Sang Saka Merah Putih untuk keperluan Proklamasi 17 Agustus 1945.
  • Benteng Marlborough Bengkulu
Benteng Marlborough merupakan sebuah benteng yang dibangun oleh East India Company (EIC) pada tahun 1713 - 1719. EIC merupakan sebuah perusahaan dagang yang dimiliki pedagang dari Inggris. Pembangunan Benteng Marlborough ini dilakukan saat EIC dipimpin oleh Gubernur Joseph Callet. Seperti fungsi Benteng pada umumnya, Benteng Marlborough ini dibangun untuk mempertahankan wilayah Bengkulu dari serangan musuh. Pada waktu itu EIC sedang dalam usaha memonopoli perdagangan lada di wilayah tersebut. Saat ini Benteng Marlborough dijadikan sebagai wisata sejarah untuk mengenang masa perjuangan pada waktu itu. Keberadaan Benteng Marlborough merupakan sebuah bukti dari eksistensi Penjajah Inggris di wilayah nusantara.
  • Museum Negeri Bengkulu
Museum Negeri Bengkulu dulunya adalah sebuah museum yang terdapat di Benteng Marlborough, namun pada tanggal 3 Januari 1983 oleh pemerintah dipindah ke lokasi yang sekarang ini berada. Museum Negeri Bengkulu selain dijadikan sebagai tempat wisata juga merupakan tempat untuk menyimpan berbagai koleksi cagar budaya yang tentunya memiliki nilai yang tinggi. Koleksi-koleksi museum ini dikategorikan menjadi beberapa kategori, seperti geologika, biologika, etnografika, arkeologika, historika, numismatika, filologika, keramologika, seni rupa, hingga teknologika.
  • Tugu Thomas Parr dan Tugu Hamilton
Didedikasikan kepada Thomas Parr, Residen Inggris di Bengkulu yang terbunuh pada 1807. Dibangun setahun setelah kematiannya, bangunan tersebut dianggap sebagai cagar budaya. Tugu Thomas Parr terletak di sepanjang Jalan Ahmad Yani, di subdistrik Kampung Cina di kota Bengkulu. Tempat tersebut tidak jauh dari pusat kotanya dan mudah diakses. Monumen tersebut berjarak sekitar 170 meter (560 ft) dari tenggara Benteng Marlborough, bekas tempat pertahanan Inggris di wilayah tersebut. Tempat tersebut aslinya berada di dekat bangunan-bangunan yang dibangun pemerintahan Perusahaan Hindia Timur dan dewa pemerintahan Inggris. Namun, wilayah tersebut kemudian menjadi tempat komersial, dengan beberapa toko dan sebuah kantor pos yang terletak di dekat tugu tersebut. Tugu Hamilton Bengkulu adalah salah satu tentara Inggris yang gugur dalam sebuah pertempuran terbuka menghadapi perlawanan rakyat Bengkulu pada masa kolonialisme Inggris di Bengkulu. Untuk mengenang kegigihan dan semangat patriotismenya yang tinggi maka Pemerintah Kolonial Inggris pada masa itu membangunkan sebuah monumen berbentuk semacam tugu di pesisir pantai Panjang Kota Bengkulu.
  • Rumah Fatmawati
Fatmawati yang lahir di Bengkulu 5 Februari 1923 bernama asli Fatimah, menikah dengan Presiden Soekarno pada tahun 1943, istri dari Presiden Indonesia pertama Soekarno dan ibu dari 5 orang putra-putri ini meninggal di Kuala Lumpur Malaysia pada 14 Mei 1980. Rumah yang dibangun sejak tahun 1920 ini sudah dilakukan renovasi sehingga kesannya sekarang sedikit modern, tapi dengan begitu tidak menurunkan niat pengunjung untuk berkunjung dan melihat rumah tempat lahirnya ibu Negara Indonesia Pertama itu. Bengkulu sebagai kota kelahiran ibu Fatmawati, maka pemerintah daerah dan seluruh elemen memberikan apresiasi terhadap Ibu Fatmawati. Selain itu sebagai bentuk penghargaan untuk mengenang ibu Fatmawati, maka pada 14 November 2001, Bandar Udara Padang Kemiling diubah menjadi Bandar Udara Fatmawati. Perubahan nama itu diresmikan secara langsung oleh Ibu Presiden Republik Indonesia Megawati Soekarnoputi pada saat itu.
  • Rumah Gubernur Jenderal Inggris
Pada abad ke-16 sampai abad ke-18. Salah satu gubernur jenderal yang menjabat saat itu adalah Sir Thomas Stamford Raffles. Dirinya membuat banyak sejarah di Kota Bengkulu. Salah satu sejarah tersebut adalah rumahnya yang sampai saat ini dikenal masyarakat dengan nama Rumah Gubernur. Sampai saat ini pula rumah tersebut terus dipugar dan digunakan sebagai rumah deputi gubernur Bengkulu. Pada sore hari, terutama di hari libur, depan rumah gubernur ramai dikunjungi wisatawan. Selain karena pemandangan rumput dan pohon yang menghijau di halaman rumah itu, pengunjung banyak yang ketagihan memberi makan rusa-rusa cantik yang berkeliaran di Rumah Gubernur.
  • Pantai Panjang Bengkulu
Lokasi pantai Panjang sekitar 3 km dari kota Bengkulu. Sekitar 7 km panjang pantai dengan 50 meter lebar dari jalan raya. Banyak transportasi umum yang menuju ataupun pergi dari Pantai Panjang. Pohon Cemara yang rindang menghiasi sepanjang pantai. Hotel dan restoran juga banyak terdapat disana. Pantai ini juga memiliki fasilitas area parkir, kolam renang, cottage dan lainnya yang mendukung wisata disana.
Danau Dendam Tak Sudah
Danau ini dikelilingi oleh perbukitan kecil, dengan bukit barisan sebagai latar belakangnya. Jaraknya sekitar 8 km dari pusat kota Bengkulu. Anggrek air Vanda Hookeriana tumbuh sepanjang danau. Ketika musim bunga anggrek tersebut membuat danau menjadi indah dan lebih sejuk
  • Tapak Padri dan Pantai Zakat
Terletak sangat dekat dengan benteng marlborough dengan pemandangan laut yang indah. Tapak Padri dataran yang cukup tinggi sehingga kita dapat melihat matahari terbenam. Masyarakat sering berkunjung ketempat ini pada sorehari untuk melihat sunset. Di pantai jakat kita bisa menikmati wahana bermain air seperti banana boat, flying fish, speed boat dll.
  • Bukit Kaba
Terletak di Curup, Gunung ini dijadikan tempat rekreasi alam terfavorit bagi pendaki baik dari wilayah Bengkulu, Sumatera Selatan, dan sekitarnya.
  • Pulau Tikus
Pulau ini terdiri dari satu pulau induk dan beberapa pulau-pulau kecil lainnya yang mengitari dan dengan karang-karang yang indah. Pulau tikus sangat cocok untuk wisata laut. Pulau ini dapat dicapai sekitar 1 jam dari kota Bengkulu dengan menggunakan kapal boat.
  • Suban Curup
Tempat pemandian air panas ini terletak d kaki gunung kaba. Disini anda bisa mandi dengan air panas yang asli dari alam dan anda juga bisa menikmati keindahan alam yang masih alami dan segar.
           Selain memiliki wisata-wisata yang menarik, Bengkulu juga memiliki berbagai macam makanan khas. Makanan khas Bengkulu yang banyak orang tau adalah tempoyak, padahal masih banyak ragam makanan khas Bengkulu, yaitu : gelamai, lemang tape, pendap, rengginang, ikan pais, gulai rebung asam ikan laut, dan lain sebagainya.
            Harapan untuk kota Bengkulu yang memiliki banyak ragam keindahan dan keistimewaan adalah untuk para pengunjung pantai dan para pedagang diharapkan menjaga keindahan dan kebersihan pantai-pantai yang ada di Bengkulu seperti jangan membuang sampah sembarangan, lestarikan wisata-wisata alam di Bengkulu agar turis lokal maupun turis mancanegara mau berkunjung ke kota kecil namun banyak peristiwa-peristiwa sejarah Indonesia. Alangkah bangganya kita sebagai warga kota Bengkulu apabila Bengkulu di kenal oleh semua masyarakat baik Indonesia maupun luar negeri. Untuk para pemerintah di kota Bengkulu sendiri diharapkan lebih memperhatikan kota Bengkulu, alangkah baiknya memulai untuk membangun Bengkulu menjadi kota yang lebih indah dan maju. Para pemuda-pemudi Bengkulu pun harus berusaha dan berjuang untuk mengharumkan nama Bengkulu dan Indonesia

ANANDA VICKY RATNASARI


“BENGKULU DI TANGAN KITA”

Bengkulu adalah sebuah provinsi di indonesia dengan beribukota di kota bengkulu. Luas areal daerah bengkulu menurut survey terbaru adalah    . dapat dikatakan bahwa bengkulu termasuk ke dalam sebuah provinsi yang tergolong kecil dengan luar areal yang demikian. Namun yang perlu kita ketahui adalah masih banyak hal hal yang tersembunyi dan tak kelihatan secara real dari provinsi bengkulu. Seperti adat istiadat yang beragam, aneka budaya yang menggiurkan, serta toleransi umat beragama dan beberapa tempat bersejarah yang ada di provinsi ini. Di dalam bagian kepemimpinan atau orang-orang yang memimpin provinsi bengkulu ini, bengkulu termasuk ke dalam provinsi dengan kepala daerah yang terkorup di indonesia dengan nomor urut ke dua. Juga keadaan lingkungan di provinsi ini pun, sebahagian besar daerah nya masih asri dan terawat meski tidak sedikit juga yang dirusak oleh oknum kontra lingkungan yang kurang bertanggung jawab dengan hanya menyelesaikan proyek mereka demi mencukupi kebutuhan mereka pribadi padahal mengorbankan kepentingan banyak pihak lainnya yang seharusnya bisa menikmati lingkungan tersebut. Permasalahan lingkungan pun bukanlah hal yang tabu di bengkulu, meski sudah banyak upaya yang dilakukan oleh pemerintahan provinsi bengkulu dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Namun tetap kembali kepada kesadaran masyarakat yang masih sangat minim dan sangat riskan untuk merusak keadaan alam yang seharusnya dilestarikan dalam upaya pelestarian lingkungan berkelanjutan. Karna terdapat anggapan bahwa kita bukan menikmati alam dari nenek moyang kita, melainkan kita meminjamnya dari anak cucu kita. Oleh karena itu haruslah dengan kesadaran penuh dalam pelestarian lingkungan agar alam sehat dan kehidupan kitapun ditunjang dengan baik oleh alam.
                Pemamfaatan dengan sebaik-baiknya seluruh sumber daya alam yang sudah tersedia, melestarikan dan bahkan akan lebih baik lagi jika meningkatkan daya guna alam, mengembangkannya di bidang pariwisata dan bidang lainnya yang lebih berguna lagi. Suku, budaya, adat istiadat pun tersuguhkan memperindah pemandangan generalisasi kota bengkulu. Sampah adalah salah satu masalah terbesar bagi masyarakat bengkulu. Kurangnya kesadaran akan sampah pun adalah penyakit yang susah dihilangkan dari kebiasaan gaya hidup masyarakat bengkulu. Padahal apabila sampah-sampah ini teratur dan sesuai pada tempatnya dan dapat didaur ulang kembali akan lebih memancarkan suguhan keindahan alamnya Provinsi bengkulu ini. Marilah kita seluruh rakyat indonesia, khususnya bengkulu supaya kita bisa bersama sama berbuat yang terbaik dan menjaga alam kita sebaik baiknya maka alampun secara tidak langsung memancarkan senyum bahagia yang sungguh menawan hati.
                Adat-istiadat di provinsi bengkulu sangat beragam dan hampir semua aspek kebudayaan tersebut memilikinya seperti Tarian, Bahasa, musik, makanan, suku, Gaya hidup, maupun interaksi sosialnya. Mulai dari Suku asli Rejang, tarian adat bengkulu, musik bengkulu, alat musik dol, kain batik besurek dan lainnya adalah contoh nyata yang tersuguhkan dari provinsi bengkulu ini. Bahkan sudah bercampur dengan beberapa unsur budaya provinsi lain seperti Sumatera Selatan, Sumatra Utara, Jambi, Bahkan tidak sulit ditemukan dari masyarakat timur indonesia di bengkulu, yang tentunya dengan tujuan dan pekerjaan masing masing maupun dalam menempuh dunia pendidikan yang akan mereka persiapkan untuk masa depan mereka meskipun disamping itu masyarakat bengkulu dan yang berasal dari daerah lain juga melaksanakan demikian pula. Namun disamping itu tetap terdapat permasalahan dalam kerukunan dalam hidup berdampingan dalam keadaan lain suku,lain agama, dan unsur pembeda lainnya. Seharusnya hal itu menjadi pengaya bukan menjadi pemisah ataupun pembeda dan pembuat keributan. Sifat ingin ditinggikan atau dipuji seakan sudah menjadi budaya dalam kehidupan interaksi bermasyarakat di bengkulu. Itu bisa terlihat dari cara hidup dan gaya bersosialisasi meskipun tidak sedikit juga kalangan kalangan yang mengerti dan menganggapnya sebagai alat pemersatu bukan pemisah. Harapan saya bagi semua masyarakat bengkulu akan lebih baik lagi apabila kekayaan budaya yang ada di Bengkulu haruslah dirawat dan dijaga sedemikian rupa agar tetap lestari dan masih bisa dinikmati nantinya oleh anak cucu kita. Kita pergunakan waktu kita sebaik-baiknya untuk bersahabat dengan alam dan dengan manusia. J
                Permasalahan kepala pemerintahan bengkulu yang sungguh mengganggu dan menimbulkan perasaan tidak percaya terhadap mereka-mereka yang memipin provinsi bengkulu ini. Saya menyorot akan hal ini bukan semata-mata mau merendahkan bengkulu namun dari beberapa data fakta yang saya lihat dan rasakan memang masih  terlihat bahwa tidak sedikit pemimpin-pemimpin Bengkulu menyalahgunakan kekuatan dan kekuasaan yang mereka miliki dalam memimpin Bengkulu. Bahkan di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini pun dari pemerintahan dan kepala-kepala setiap provinsi, Bengkulu adalah yang kedua dalam hal  kekotoran pemimpin-pemimpin provinsinya. Hal ini dimuat dari data fakta pemerintahan dan terlihat langsung kepada media massa di bengkulu sendiri. Sangat membuat kecemaran terhadap citra bengkulu yang sangat berpotensi dalam pengembangannya. Apabila para pengelola diatas pemerintahan provinsi bengkulu saja sudah bermasalah, bagaimana bisa membangun provinsi yang maju dan makmur dan memamfaaatkan semua kondisi dan keadaan alam yang sangat luar biasa. Marilah kita rakyat Bengkulu supaya bisa memperbaiki karakter dan akhlak kita yang dimulai dari diri sendiri supaya apabila pun kita menjadi pemimpin di Bengkulu ini kita akan lebih mengerti bagaimana mengelola dan membuatnya menjadi hal baik dan positif.
                Bengkulu mau kita bawa kemana? Dengan beberapa metode penelitian yang sudah dilakukan oleh mahasiswa yang meneliti mengenai kehidupan bermasyarakat dan sosialisasi cara etika dan berperilaku serta budaya yang tak dapat diubah dan merupakan sebuah polastatisisasi. Yang dimana tidak dapat diubah ataupun dalam intensitas yang cukup sulit karna sudah menjadi kebiasaan. Oleh karena itu marilah kita tanamkan didalam setiap karakter bengkulu untuk mau merawat menjaga dan memelihara setiap kekayaan sumber daya yang ada namun tetap harus memperhatikan setiap oknum pemimpin dan pemerintahan yang menjalankannya. Dengan cara yang demikian sudah dapat dipastikan bahwa bengkulu akan bertambah pesat dan cepat perkembangannya.
                Menjalankan proses adalah cara terbaik dan benar supaya kita dapat mencapai segala sesuatu yang kita ingin kan baik barang, kemampuan, dan tentunya ditunjang dengan berbagai hal lainnya seperti, sikap disiplin, jujur, bekerja keras, taat otoritas dan perintah, dan tentunya semuanya harus dengan sikap dan arah yang baik dan benar. Mengubah dunia bukan perkara susah tinggal bagaimana kita bisa menantang dan melawan kemauan dunia, selain kita juga tetap menjaga semua yang ada dunia yang harus dilestarikan. Dengan dukungan kerabat dan keluarga akan semakin mendukung mencapai keberhasilan tersebut, dan tetap tak dapat dipungkiri bahwa kita sesama manusia tetap saling membutuhkan dan mendukung satu sama lainnya. Marilah kita membentuk hati dan kepribadian yang baik, dimulai dari diri kita sendiri dan nantinya akan tertanam dan mendarah daging kedalam kepribadian yang kita miliki.

Rio Robby Manahan



Hidup Sehat!


Pengertian hidup sehat, secara umum hidup sehat diartikan sebagai hidup yang terbebas dari segala problem baik masalah rohani (mental) maupun jasmani (fisik). Di sini saya sengaja mendahulukan rohani (mental) yang berarti jiwa atas jasmani (fisik) yang berarti badan karena teringat lagu kebangsaan Indonesia Raya ‘Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya’. Gangguan rohani meliputi apa saja yang mengganggu kesehatan kondisi pikiran, hati dan jiwa kita. Problem jasmani bisa berupa penyakit-penyakit yang mengganggu berfungsinya anggota badan kita. Jadi pengertian hidup sehat itu sehat secara utuh tak terpisahkan antara Rohani dan jasmani. Kita sering menjumpai di sekitar kita orang-orang yang sehat dan bugar badannya, tapi mentalnya menyedihkan, jiwanya tidak terurus sehingga hidupnya carut marut.

Semua orang mendambakan hidup sehat. Seperti apa sih sebenarnya hidup sehat itu? Pengertian hidup sehat dapat didefinisikan sebagai hidup tanpa ganguan masalah yang bersifat fisik maupun non fisik. Gangguan fisik berupa penyakit-penyakit yang menyerang tubuh dan fisik seseorang. Sementara non fisik menyangkut kesehatan kondisi jiwa, hati dan pikiran seseorang. Artinya, kesehatan meliputi unsur jasmani dan rohani.
Banyak orang yang secara jasmani memiliki tubuh yang sehat dan baik, namun kondisi rohani mereka sangat memprihatinkan. Orang-orang sukses dan kaya yang mempunyai jasmani sehat, belum tentu kondisi rohani mereka sehat.

Bagaimana menjaga agar kondisi jasmani dan rohani Anda senantiasa sehat? Pengertian hidup sehat mencakup aturan dan pola seseorang untuk menjalankan hidup ini dengan cara proporsional dan terkontrol. Pola tersebutlah yang akan membuat orang menjadi sehat. Untuk sehat butuh aturan, jika hidup tanpa aturan maka akan muncullah kehidupan yang serampangan. Bukan hanya kesehatan fisik yang akan terganggu, namun lebih berbahaya lagi jika menyangkut kesehatan jiwa. Kesehatan amatlah penting untuk meraih kebahagiaan hidup. Syarat utama seseorang dapat menikmati kebahagiaan dalam hidup ini adalah saat mereka memiliki kesehatan secara jasmani dan rohani. Pengertian hidup sehat ini menjadi cara seseorang untuk menuju kebahagiaan hidup.

Bayangkan saja, jika Anda mempunyai segudang kekayaan dan dikelilingi orang-orang tercinta di sekitar Anda, akan tetapi Anda dalam keadaan stres atau terbaring di rumah sakit, apakah Anda akan merasakan kebahagiaan secara sempurna. Oleh sebab itu mulailah membiasakan hidup sehat. Sebab salah satu resep kebahagiaan ternyata adalah apabila kita bisa hidup dalam kondisi sehat


Universitas Bengkulu


Universitas Bengkulu (UNIB) didirikan berdasarkan keputusan Presiden RI Nomor 17 Tahun 1982 dan diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Daud Yusuf. Pada saat yang sama dilantik Rektor UNIB pertama, Prof. Ir. Soenjoto Sumodihardjo (UGM) untuk masa jabatan 1982-1986. Dr. Ir Soekotjo (UGM), yang sebelumnya menjabat Pembantu Rektor I, memimpin UNIB untuk periode 1986-1990.

Keberadaan UNIB merupakan wujud nyata dari perjuangan yang tak kenal menyerah dari Gubernur Soeprapto yang mendapat dukungan penuh dari masyarakat, tokoh adat, Pemda Tk. I Bengkulu, dan perguruan tinggi swasta bernama Universitas Semarak Bengkulu.





HIMIKOM

HIMIKOM adalah Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi, sebagai wadah tempat berkumpul dan berorganisasinya para mahasiswa Ilmu Komunikasi Fisip-Universitas Bengkulu, Organisasi Mahasisa Ilmu Komunikasi Ini didirikan pada tahun 2001 melalui Musyawarah Kerja 1.
HIMIKOM (Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi) secara resmi berdiri pada 31 Maret 2001. Pada awalnya bernama HIMIK, akan tetapi untuk membuat perbedaan dengan HIMA yang lain tercetuslah nama HIMIKOM yang dianggap lebih pantas. HIMIKOM didirikan dengan tujuan sebagai wadah pembelajaran mahasiswa Ilmu Komunikasi dan sebagai wadah mahasiswa dalam menyampaikan asprasi serta tempat pengembangan minat dan bakat mahasiswa Ilmu Komunikasi.

Kamis, 07 Januari 2016

AD-KBM dan AD ART

         Sudah tahukah anda mengenai apa itu AD-KBM dan AD ART, mungkin bagi sebagian  mahasiswa  yang aktif dalam BEM, UKM, DPM maupun HIMA sudah mengetahui apa itu AD-KBM dan AD ART. Kemudian apakah sudah tahu apa fungsi dan tujuan dari AD-KBM maupun AD ART tersebut ?
           Perlu diketahui bahwa Atauran Dasar Keluarga Besar Mahasiswa (AD-KBM) adalah ketetapan dari BEM UNIVERSITAS  dan digunakan oleh BEM Universitas itu sendiri maupun BEM ditingkat Fakultas. Sedangkan Aturan Dasar dan Aggaran Rumah Tangga(AD-ART) digunakan untuk Himpunan Mahasiswa (HIMA) dan Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) yang digunakan untuk keanggotaan dan struktur kepengurusannya. Dalam AD-KBM mengenai tugas dan kewajiban HIMA pada poin nomor 2 dan 3, yaitu :
2. Bertanggung jawab kepada mahasiswa jurusan/program studi melalui musyawarah kerja atau kegiatan sejenis dan memberikan laporan pertanggungjawaban hasil musyawarah besar kepada DPM F KBM UNIB.
3. Memberikan Laporan Program Kerja Kepada DPM F KBM UNIB
Sudahkah Himpunan Mahasiswa (HIMA) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menjalankan AD-KBM maupun AD-ART ?

Rabu, 06 Januari 2016

GKB II Untuk Siapa?



Bengkulu. Saat ini Gedung Kuliah Bersama (GKB) II atau sering di sebut GB II digunakan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (FISIP) dan mahasiswa Fakultas Teknik untuk kegiatan perkuliahan. Wacana yang berkembang bahwa mulai akhir bulan Desember mahasiswa dari Fakultas Teknik akan pindah ke GB V yang terletak di samping Gedung FKIP atau GB III dan GB IV. Sehingga fungsional dari GB II akan digunakan sepenuhnya oleh mahasiswa FISIP.