Kamis, 14 Desember 2017

Gegar Budaya Mahasiswa Baru Asal Padang

Oleh: Agus Yuliandrie             Nama saya Agus Yuliandrie, seorang pemuda berdarah Minang yang berasal dari kota kecil yang berada di kabupaten AGAM yaitu Lubuk Basung. Saya lahir di Ranah Minang Suku GUCI yang merupakan salah satu suku di indonesia yang terletak di Provinsi Sumatra Barat.             Pada tahun 2017 tepatnya pada bulan Agustus saya lulus...

Minggu, 03 Desember 2017

Malas Saat Belajar? Bagaimana mau sukses?!

Hai sahabat kampus! Pernah nggak sih kalian merasa malas? Atau mungkin sering? Kira-kira apa aja sih penyebab malas itu? Dan bagaimana cara mengatasinya? Malas adalah kondisi dimana seseorang sedang tidak bergairah dalam melakukan sesuatu. Ketidakmampuan seseorang dalam mencegah rasa malasnya itu dapat mengakibatkan terhambatnya pencapaian kesuksesan. Malas biasanya melanda di berbagai kalangan usia. Namun, kebanyakan malas justru banyak melanda...

PILIHAN

Oleh: Amma Sabrina Mashitah foto: pinterest “Sayang sekali ya, dengan nilai setinggi itu”. “Kalau jadi kamu, aku mungkin sudah mendaftar di Perguruan tinggi di Ibu Kota“. Aku hanya mengulum senyum mendengar ucapan kedua temanku sembari berseloroh. “Aku itu gampang sekali homesick tahu, dan itu merepotkan. Kuliah di Ibu kota dan jauh dari orang tua? Rasanya pundakku belum kuat untuk menanggungnya haha “. Tawaku terdengar canggung....

Senin, 20 November 2017

Pengalaman Berharga dari Kantor Berita Nasional

Perjalanan Studi Media Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMIKOM) Pada hari Rabu (01/10/2017) saya beserta rombongan mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi melakukan perjalanan ke Jakarta-Bandung. Perjalanan ini dilakukan dalam agenda studi media jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu. Studi media ini merupakan salah satu program kerja dari badan Penalaran & Keilmuan (PK) Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi. Tujuan utama studi media...

Selasa, 07 November 2017

Rumah Pengasingan Bung Karno

Rumah Pengasingan Ir. Soekarno dapat dikatakan sebagai salah satu ikon sejarah paling terkenal di provinsi Bengkulu. Kota Bengkulu, tepatnya daerah Anggut, menjadi saksi hidup pengasingan Presiden pertama Republik Indonesia itu ketika ditawan oleh Pemerintah Kolonial Belanda dari tahun 1938 sampai 1942. Tanah yang dikenal sebagai Bumi Rafflesia ini juga menjadi tempat dimana Bung Karno berjumpa dengan Ibu Fatmawati yang kemudian dikenal sebagai...

Kamis, 26 Oktober 2017

Setiap masyarakat mempunyai tradisi turun temurun yang dilakukan oleh masyarakat, meskipun kadang-kadang masyarakat tidak semua mengerti tentang apa yang dilakukan oleh nenek moyangnya. Pada sisi lain tradisi yang turun temurun pada masyarakat sejalan dengan kehidupan beragama. Adat kadang-kadang muncul sebagai medium pemersatu bagi masyarakat nya. Kebersatuan tersebut dapat dilihat ketika mereka melakukan seremonial tradisi, perbedaan latar belakang pemahaman bahkan keyakinan sekalipun dapat terlepaskan bila dibenturkan dengan aplikasi adat yang...

Lepas Tabot Terbitlah Sampah

Bicara tentang budaya, ada salah satu budaya yang sangat identik dengan Bengkulu bahkan bisa dikatakan menjadi destinasi wisata budaya tahunan yang bisa di “jual” sebagai wonderfull Bengkulu. Diadakan setiap 1-10 Muharram dengan rangkaian kegiatan di dalamnya membuat banyak turis baik luar daerah hingga Turis nasional rela datang untuk melihat momen tahunan ini. Benar sekali, Tabot menjadi budaya yang sampai saat ini masih melekat sebagai ciri khas Bengkulu, malam tabot bersanding menjadi tujuan utama bagi mereka yang datang. Layaknya momen...

Tabot, Tradisi Sakral atau Pesta Rakyat?

Seiringan dengan perjalanan waktu, upacara Tabot ini akhirnya berkembang dalam bentuk atraksi budaya dan hiburan rakyat di Bengkulu. Pada  awalnya inti dari upacara Tabot adalah untuk mengenang upaya pemimpin Syi'ah dan kaum nya mengumpulkan potongan tubuh Husein, mengarak dan memakamnya di Padang Karbala. Banyak kritikan dari berbagai elemen masyarakat terhadap pelaksanaan upacara Tabot. Satu hal yang paling mendasar dari semua kritikan tersebut adalah berubahnya fungsi upacara Tabot dari ritual bernuansa keagamaan menjadi sekedar festival...